Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Kalimasada Perjalanan Pulang

HomeMari kite bersyukurNov 17, 2008
BERSYUKUR
(Tabah, Tekun, dan Ulet Berjuang Paling Bermanfaat Bagi Sesama)

Engkau Maha Bersyukur !
Semua Kauciptakan serba terukur
Teratur

Sekejap saja Engkau tertidur
Semesta raya hancur
Lebur

Mana mungkin Kau siksa hamba yang iman dan syukur ?
Syukur mengharuskan hamba-Mu tafakur
Terhadap karunia-Mu hamba tadzakur
Turut serta menjadikan bumi makmur !
.
Blog EntryIntermezzo
ichwan's favorite blog entries:
Nov 27-Mu’inuddin dan Ainuddin
   View All
.
MusicMusicNov 18, 2008
GIGI - Akhirnya,DEBU - Nyawa & Cinta,ika Surga & Neraka
   View All
.
TagboxTagged Content


Previous posts:
Nov 22-Cinta Ada
Nov 22-Tuhan
Nov 22-Kecerdasan
.....
.
..
NoteGuestbook
   
kalimasada07 wrote on May 17, '09
makasih bang rukyal, bung rudy, insya allah, sy uda posting lg di kompasiana.com neo liberal musuh rakyat indonesia, sy ngejob di medan membuat advokasi LSM sy gak jalan soal BLBI, insya allah bulan 8 bsk sy pindah jkrt lg, sy akan bombardir neo liberalisme boediono..he..he..slm bt teman2 di luar negeri
rudyfernando wrote on May 17, '09
Bung Ichwan, kalau Anda ingin melihat praktek sesungguhnya tentang proyek ekonomi kerakyatan, saya sarankan Anda untuk meluangkan waktu melihat langsung pertanian, peternakan dan perkebunan sorgum di Al-Zaytun, Indramayu. Insyaallah setelah menyaksikannya, Anda tidak akan kehabisan bahan untuk menuliskannya. Salam,Rukyal Basri-Philadelphia,AS.
kalimasada07 wrote on May 9, '09
makasi ya erwin
diserambimasjid wrote on May 9, '09
Keep Spirit bro..!? :)

erwin
kalimasada07 wrote on May 4, '09
Pikiran adalah jaring penangkap mangsa…..

Pkiranmu sedang tenang. Bagaimana bisa ? karena pikiran adalah hal yang sangat berharga. Pikiran seperti jaring, dan jaring harus selalu dalam keadaan baik agar dapat digunakan untuk menangkap mangsa. Apabila pikiran terganggu, berarti jaring terkoyak, dan menjadi tak berguna. Maka, janganlah berlebihan dalam cinta atau benci kepada siapapun, karena kedua hal itu akan membuat jaring terkoyak. Kesederhanaan, dalam perkara ini adalah suatu keniscayaan.

Yang kumaksudkan dengan cinta yang tak boleh berlebih adalah cinta untuk selain tuhan. Tetapi apabila berbicara tentang cinta kepada tuhan, maka tak ada lagi pembatasan yang ekstrem. Semakin tebal rasa cinta, semakin baik. Ketika cintamu selain tuhan berlebihan, engkau mengharapkan agar dia selamanya berada dalam keberuntungan yang baik, sebuah kemustahilan wujud karena semua orang tunduk pada perputaran roda nasib. Karena keadaan manusia terus menerus berada di dalam perubahan dan engkau berharap agar dia selalu berada dalam keberuntungan baik terus menerus, pikiranmu menjadi terganggu.

Ketika permusuhanmu dengan seseorang terlalu berlebihan, engkau mengharapkan agar musuhmu selamanya bernasib sial dan buruk. Padahal roda kehidupan terus berputar dan demikian pula keadaan musuhmu, kadang-kadang dia beruntung, terkadang pula dia sial. Karena tidak mungkin musuhmu selamanya sial, pikiranmu menjadi terganggu.

Pada sisi lain, cinta kepada pencipta menjadi bagian tetap (terus bersemayam) di dalam dunia dan seluruh manusia. Budha, yahudi, nasrani, dan seluruh makhluk. Bagaimana mungkin seseorang tidak mencintai penciptanya ? meskipun cinta seperti itu terus bersemayam, penghalang tertentu menjaganya di belakang hijab. Apabila penghalang itu diangkat, cinta akan muncul ke permukaan.

Apapun bentuk agamamu kembangkanlah rasa cinta untuk tuhanmu dengan jalan sikap positif, karena dialah sumber dari segala sumber kekuatan dan energi, cintamu kepadamu menjadi daya mumpuni dan pemungkas mengelola dan melakukan perubahan di dalam masyarakat.
kalimasada07 wrote on May 4, '09
MAHABBAH (Tuhan Hanya Satu Dalam Sifat, Yaitu SANG CINTA)
(Allah Adalah Kekasih Kita, Sebab Kita Adalah Belahan Jiwa-Nya. Cinta Kita Menyatu Dengan-Nya. Karena Hancur Luluh Tubuh Ini Menjadi Rahmat Bagi Seluruh Alam).


Aku adalah Dia yang kucintai,
Dia yang kucintai adalah aku,
Kami adalah dua jiwa dalam satu tubuh,
Bila engkau melihatku, Engkau melihat-Nya,
Jika engkau melihat-Nya, engkau melihat kami berdua.


Cinta itu memang harus terhubungkan dengan Tuhan. Karena, Tuhan adalah kebenaran. Makanya, cinta tak dapat dipisahkan dari kebenaran, kasih sayang, dan kemurahan. Cinta demikianlah yang tak akan pernah patah. Cinta yang demikianlah yang akan membawa keabadian. Cinta yang demikianlah yang mengekalkan kehidupan jiwa.

”Barang siapa mencintai pertemuan dengan Allah, maka Allah pun mencintai pertemuan dengan Dia. Barang siapa yang tidak mencintai pertemuan dengan Allah, maka Dia pun tidak mencintai pertemuan dengan-Nya.” (H.R. Bukhari)

” Bersihkanlah pikiranmu, wahai manusia. Karena, pikiran-pikiran itu adalah kediaman-Ku dan tempat bersemayam-Ku. Apa pun yang membawamu hidup lebih lurus dan berprestasi besar, pilihlah tugas itu. Dengarlah hatimu, meskipun orang lain tak setuju. Kebenaran ada di dalam dirimu sendiri.” (Jalaluddin Rumi; 2000)

Tidaklah beriman dari kalian semua hingga Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai daripada selain keduanya. (Hadis) dan ( QS. 9 : 24 ).

kalimasada07 wrote on May 4, '09
FANA
(Segala Hasrat, Keinginan, Perbuatan, Dan Tujuan Hidup Menyatu Dengan Segala Keinginan Tuhan)


Kerlap-kerlip di angkasa
Tampak ada
Nyatanya ilusi semata

Kiranya kau telah terpesona
Pada sesuatu yang fana
Fana ada bila hancur Tursina

Bila ingin dapat yang Hakiki
Kosongkan pikiran dan hati
Bersihkan dari kelekatan terhadap dunia ini
Pasti kita alami bahagia sejati.

kalimasada07 wrote on May 4, '09
TAWAKKAL
(Hancur Luluh Tubuh Ini Berbuat Paling Bermanfaat Bagi Sesama)


Mutiara ada di dasar lautan yang dalam
Jangan menyelam
Tak dapat berenang kau akan tenggelam

Islam itu laksana mutiara
Kita dapatkan bila kita selami dalamnya samudra
Bukan pengakuan semata

Mutiara itu berada di dasar
Lakukan yang bisa kita lakukan atau gagal
Pantang berhenti sebelum semua tenaga luluh terbakar
Sehabis akal haruslah tawakkal !

kalimasada07 wrote on Mar 11, '09
hai arisa, thnaks u visit my place
melatidesa wrote on Mar 11, '09
Ichwan...
kalimasada07 wrote on Feb 8, '09
TASLIM
(Hasrat Dan keinginan Kita Hanya Milik Tuhan. Milik Kita Hanya Berbuat & Kerja Keras.)


Ikhlas telah lewat
Sombong dan tamak masih menjerat
Satu kata kunci: Ingat !

Congkak dan loba jadikan tumbal
Bagkitlah jiwa menjadi kebal
Dengan zikrullah kita berbekal

Bebaskan diri dari keinginan
Yang biasa bercokol dalam hati dan pikiran
Jangan turutkan angan-angan
Sujud dan taslim hanya kepada Tuhan.

kalimasada07 wrote on Jan 25, '09
lagi internetan aja kang
maaf1 wrote on Jan 25, '09
ngapai aja, nich
maaf1 wrote on Jan 25, '09
lagi apa, bos
kalimasada07 wrote on Jan 25, '09
IKHLAS
(Hidup Dalam Prasangka Baik, Berbuat Semata-mata Untuk Bertemu Sang Cinta-Tuhan)


Tuhan, aku malu
Sebagai hamba banyak yang kumau
Itulah kunci penderitaanku

Aku, kami, kita semuanya Satu
Aku, dia, mereka, semuanya Satu
Tapi, iblis berusaha memecah-belah yang Satu itu

Ia bisikkan sesuatu agar aku puas
Ia tawarkan sesuatu agar aku mau di atas
Kejahatan dia tampakkan padaku sebagai emas
Tapi, iblis kuberantas dengan hidup ikhlas.

kalimasada07 wrote on Dec 20, '08
RIDA
(Semua Yang Menimpa Kita Adalah Hasil Dari Perbuatan Kita. Tidak Ada Yang Kebetulan, Bukan Kekeliruan, dan Tiada Yang Meleset. Takdir Terjadi Karena Pilihan Dan Perbuatan Kita Sendiri)


Menderita
Bahagia
Sama saja bagi yang rida

Bencana
Karunia
Semua kebenaran bagi yang rida

Bila iman sudah sampai haqq al-yaqin
Sedekah banyak tak akan jadi miskin
Hidup semakin rajin
Karena Tuhan yang pimpin.

kalimasada07 wrote on Nov 25, '08
ZUHUD
(Dunia Hanya Alat Perjuangan Untuk Kembali Kepada-Nya)


Ayo zuhud !
Jangan terkejut bila dunia ini bukan sejatinya maujud
Dunia hanya hiburan sejumpu,

Itu kesenangan yang menipu
Maka jangan mau kau terayu
Meski bujukan datang dari segala penjuru

Jika kita ingin masuk surga
Janganlah kita hitung-hitung dosa dan pahala
Zuhud kita jadikan bagian hidup kita
Dan, mari kita berkarya tuk kesejahteraan bersama.

kalimasada07 wrote on Nov 24, '08
SABAR
(Tabah Menanti Dalam Perjuangan Untuk Bertemu Dengan-Nya)


Allahu Akbar
Nyatanya Engkau Mahasabar
Maka alam raya terbabar

Bukan sekadar asmaul husna
Sabar itu realita
Di alam sunyata

Matahari beredar
Bumi berputar
Semua bekerja sesuai nalar
Itulah sabar !

kalimasada07 wrote on Nov 23, '08
TOBAT
(Tujuan Hidup Hanya Untuk Kembali Kepada-Nya)


Wahai Ilahi
Aku ada di sini
Di bumi

Tak mungkin aku ada
Tanpa rencana
Tanpa sengaja

Kehadiranku
Melalui pintu bundaku
Pasti atas kehendakku
Atas persetujuan-Mu.

.....